TRIBUNSTYLE.COM - Polisi akhirnya berhasil mengamankan terduga pelaku pembunuhan satu keluarga di Bekasi.
Terduga pelaku berinisial HS ditangkap di kaki Gunung Guntur, Garut, Jawa Barat, Rabu (14/11/2018) sekitar pukul 22.00 WIB.
Berdasarkan hasil penyidikan polisi, HS rupanya telah menganggur selama tiga bulan.
"Yang bersangkutan sudah tidak bekerja selama tiga bulan. Tadinya kerja di perusahaan di Cikarang," jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono, dikutip TribunStyle.com dari Tribunnews.com , Kamis (15/11/2018).
Bahkan, HS pun sering kali menginap di kontrakan milik korban.
"Dia kadang-kadang memang tidur di kos-kosan itu," imbuhnya.
•
Polisi juga mengungkap fakta bahwa terduga pelaku ini ternyata masih memiliki hubungan darah dengan korban, Maya Boru Ambarita.
"HS ini masih memiliki hubungan saudara dengan korban yang perempuan," imbuhnya.
Hingga kini, polisi pun masih belum berhasil menemukan alat bukti yang digunakan pelaku untuk menghabisi nyawa keempat korbannya.
"HS ini sendiri kita amankan, dan nanti kita dalami barang bukti yang digunakan gara-gara apa. Tapi, kita masih mendalami belum mendapatkan barang bukti itu," tukas Argo.
Untuk motif pembunuhan pun, polisi masih belum mendapatkannya.
"Kita belum dapat sampaikan motifnya, kita belum mendapatkan. Kita tunggu kerja penyidik," tegasnya.
•
Ditangkapnya terduga pelaku pembunuhan satu keluarga di Bekasi ini, diharapkan akan segera membuka tabir motif pembunuhan tersebut.
Tapi, rupanya sebelum ditangkap oleh pihak kepolisian, HS sempat diberondong SMS agar segera membayar kontrakan.
Hal ini dituturkan oleh Alif Baihaqi, anak pemilik kontrakan di mana HS tinggal.
Menurutnya, ia diminta polisi untuk mengirimkan sejumlah SMS kepada HS guna melacak keberadaannya.
Pasalnya, terduga pelaku tersebut, sempat menyewa sebuah kamar kontrakan dan menitipkan mobil milik korban di Cikarang.
"Polisi meminta saya untuk SMS dia dengan dalih menagih sisa pembayaran sebesar Rp 500 ribu.
•
Beberapa kali ia tidak menajwab, terakhir dia menjawab akan segera dilunasi," ujar Arif, dikutip TribunStyle.com dari Tribunnews, Kamis (15/11/2018).
Ia mengisahkan, saat mengontrak, HS hanya membayar uang muka sebesar Rp 400 ribu.
HS juga tidak meninggalkan identitas dirinya.
Tapi, ia hanya memberikan nomor telepon yang dapat dihubungi.
Mengetahui nomor telepon tersebut, polisi pun meminta Alif untuk menghubunginya agar nomor dapat terlacak.
"Setelah itu, saya tidak tahu lagi. Itu urusan polisi," jelasnya.
Sebelumnya, polisi akhirnya mengamankan satu orang terduga pelaku pembunuhan satu keluarga di Bekasi, Kamis (15/11/2018).
Pelaku tersebut dilaporkan berinisial HS.
Namun, hingga kini, HS masih diperiksa secara intensif oleh penyidik.
•
Kabar diamankannya satu orang terduga pelaku ini pun dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono.
"Ya, masih diperiksa intensif," kata Argo, dikutip TribunStyle.com dari Tribunnews.com.
Menurut informasi, HS berhasil diciduk di daerah Tasikmalaya.
Kendati demikian, polisi belum bisa menyimpulkan apa pun.
Argo meminta agar semuanya sabar sampai pemeriksaan HS selesai.
•
"Sabar, ya," tegasnya.
Seperti diketahui, pasangan suami istri beserta kedua anaknya ditemukan tewas di rumahnya, Jalan Bojong Nangka II RT 001 RW 007, Kelurahan Jatirahayu, Kecematan Pondok Melati, Kota Bekasi, Jawa Barat, Selasa (13/11/2018).
Adapun keempat korban tersebut adalah Diperum Nainggolan (38), Maya Boru Ambarita (37), Sarah Boru Nainggolan (9), dan Arya Nainggolan (7).
Berdasarkan keterangan Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Indarto, kedua korban pasangan suami istri Diperum dan Maya tewas karena luka benda tumpul.
Sementara, kedua anak mereka, Sarah dan Arya tidak mengalami luka, melainkan tewas karena kehabisan oksigen.
(TribunStyle.com / Salma Fenty Irlanda)
Sumber
Terduga pelaku berinisial HS ditangkap di kaki Gunung Guntur, Garut, Jawa Barat, Rabu (14/11/2018) sekitar pukul 22.00 WIB.
Berdasarkan hasil penyidikan polisi, HS rupanya telah menganggur selama tiga bulan.
"Yang bersangkutan sudah tidak bekerja selama tiga bulan. Tadinya kerja di perusahaan di Cikarang," jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono, dikutip TribunStyle.com dari Tribunnews.com , Kamis (15/11/2018).
Bahkan, HS pun sering kali menginap di kontrakan milik korban.
"Dia kadang-kadang memang tidur di kos-kosan itu," imbuhnya.
•
Polisi juga mengungkap fakta bahwa terduga pelaku ini ternyata masih memiliki hubungan darah dengan korban, Maya Boru Ambarita.
"HS ini masih memiliki hubungan saudara dengan korban yang perempuan," imbuhnya.
Hingga kini, polisi pun masih belum berhasil menemukan alat bukti yang digunakan pelaku untuk menghabisi nyawa keempat korbannya.
"HS ini sendiri kita amankan, dan nanti kita dalami barang bukti yang digunakan gara-gara apa. Tapi, kita masih mendalami belum mendapatkan barang bukti itu," tukas Argo.
Untuk motif pembunuhan pun, polisi masih belum mendapatkannya.
"Kita belum dapat sampaikan motifnya, kita belum mendapatkan. Kita tunggu kerja penyidik," tegasnya.
•
Ditangkapnya terduga pelaku pembunuhan satu keluarga di Bekasi ini, diharapkan akan segera membuka tabir motif pembunuhan tersebut.
Tapi, rupanya sebelum ditangkap oleh pihak kepolisian, HS sempat diberondong SMS agar segera membayar kontrakan.
Hal ini dituturkan oleh Alif Baihaqi, anak pemilik kontrakan di mana HS tinggal.
Menurutnya, ia diminta polisi untuk mengirimkan sejumlah SMS kepada HS guna melacak keberadaannya.
Pasalnya, terduga pelaku tersebut, sempat menyewa sebuah kamar kontrakan dan menitipkan mobil milik korban di Cikarang.
"Polisi meminta saya untuk SMS dia dengan dalih menagih sisa pembayaran sebesar Rp 500 ribu.
•
Beberapa kali ia tidak menajwab, terakhir dia menjawab akan segera dilunasi," ujar Arif, dikutip TribunStyle.com dari Tribunnews, Kamis (15/11/2018).
Ia mengisahkan, saat mengontrak, HS hanya membayar uang muka sebesar Rp 400 ribu.
HS juga tidak meninggalkan identitas dirinya.
Tapi, ia hanya memberikan nomor telepon yang dapat dihubungi.
Mengetahui nomor telepon tersebut, polisi pun meminta Alif untuk menghubunginya agar nomor dapat terlacak.
"Setelah itu, saya tidak tahu lagi. Itu urusan polisi," jelasnya.
Sebelumnya, polisi akhirnya mengamankan satu orang terduga pelaku pembunuhan satu keluarga di Bekasi, Kamis (15/11/2018).
Pelaku tersebut dilaporkan berinisial HS.
Namun, hingga kini, HS masih diperiksa secara intensif oleh penyidik.
•
Kabar diamankannya satu orang terduga pelaku ini pun dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono.
"Ya, masih diperiksa intensif," kata Argo, dikutip TribunStyle.com dari Tribunnews.com.
Menurut informasi, HS berhasil diciduk di daerah Tasikmalaya.
Kendati demikian, polisi belum bisa menyimpulkan apa pun.
Argo meminta agar semuanya sabar sampai pemeriksaan HS selesai.
•
"Sabar, ya," tegasnya.
Seperti diketahui, pasangan suami istri beserta kedua anaknya ditemukan tewas di rumahnya, Jalan Bojong Nangka II RT 001 RW 007, Kelurahan Jatirahayu, Kecematan Pondok Melati, Kota Bekasi, Jawa Barat, Selasa (13/11/2018).
Adapun keempat korban tersebut adalah Diperum Nainggolan (38), Maya Boru Ambarita (37), Sarah Boru Nainggolan (9), dan Arya Nainggolan (7).
Berdasarkan keterangan Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Indarto, kedua korban pasangan suami istri Diperum dan Maya tewas karena luka benda tumpul.
Sementara, kedua anak mereka, Sarah dan Arya tidak mengalami luka, melainkan tewas karena kehabisan oksigen.
(TribunStyle.com / Salma Fenty Irlanda)
Basic Information Covering What An Affiliate Program Can Help You To Achieve
When you have your hyperlink you could add it to your website, include it in the resource box of an article or create a classified ads. Beware that some article directories do not accept direct links to affiliate program products so you may have to set up a redirected domain name to do this. This is easy to do by registering a new domain name with a site like Go daddy and typing in the product hyperlink into the redirect section.
Then you can add your new domain name to the article resource box and when the reader clicks on it they will go directly to the affiliate program product page. You can buy domain names for just a few dollars and if you go to the right site you can get them hosted for free. If you intend to have lots of websites and redirected domains a company like hostgator will host unlimited domains for a low fixed monthly price.
Once you have registered you can start shopping, just go to the marketplace section of the Clickbank site and type in a subject you are interested selling a product related to. There are many categories so you should find a product you like. You can list the products by popularity, commission earned per sale, commission percentage etc. Affiliate programs are very respectable, well atleast the ones that are operating properly each day.
You can promote as many Clickbank products as you like and in any way you like, if you take some time selecting the right products and promote them well you can make a tidy income. There are also programs available to buy where many Clickbank products have been grouped together in a mall and you just send visitors to your mall and you get commissions on anything that is purchased.
When you find a product you like the sound of, check the sales pitch page, if you still like it and think you can promote and sell it just click the ‘create a top hop link’ button and you will be presented with a hyperlink to that product with your nickname contained within it. Keep the hyperlink safe and print a copy to use in you promotion. Promoting items is the main ingredient to its success and it means all the difference in the world when it comes to your financial future.
Gaining all the information necessary for you to make this work is the key to your future business successes. It is very important to understand all aspects of an affiliate program before ever getting involved with one but trust me, there is really no way that you can be disappointed once you begin figuring out how all aspects of an affiliate program works.
Finding a career path that you could actually end up enjoying is so very important and unfortunately so many people just do not end up doing that. You can be happy with your career choice. Get involved with an affiliate program and start making all of your dreams come true right now.
Sumber
3 Bulan Menganggur, Terduga Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi Sering Tidur di Tempat Korban
4/
5
Oleh
Unknown


